- Musrenbang Kecamatan Junjung Sirih 2025: Fokus pada Pembangunan Prioritas
- Gerak Cepat Pelayanan Publik, Bupati Solok Lantik Direktur RSUD Arosuka
- Rapat Koordinasi Digelar, Sekda Medison : Seluruh Jajaran OPD Sampai Ke Tingkat Nagari Loyal dan Dukung Penuh Visi Misi Kepala Daerah
- Bupati Dan Wakil Bupati Solok Kembali ke Solok Usai Retret Kepala Daerah di Malang
- Bupati dan Wakil Bupati Beserta Jajaran Pemda Kabupaten Solok Awali Bulan Ramadhan dengan Buka Puasa Bersama Masyarakat
- Dilanda Banjir, Respon Cepat Kab Solok Kirim Bantuan
- Call To Service Season 1: KIA Tertib, NISN Valid, Pemkab Solok Libatkan Guru SD dan TK
- Musda XIV KNPI Kabupaten Solok: Momentum Pemuda Mewujudkan Perubahan
- Pasca Dilantik, Wabup Solok Candra Pimpin Apel Gabungan Perdana Di Lingkungan Pemkab Solok
- RAPAT KOORDINASI PEMERINTAHAN KABUPATEN SOLOK
Rapat Koordinasi Transformasi Program Bantuan Sosial Beras Sejahtera ke Bantuan Non Tunai
Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Transformasi Program Bantuan Sosial Beras Sejahtera ke Bantuan Non Tunai
(Arosuka)-Kominfo. Bupati Solok yang diwakili oleh Asisten Koordinator Ekbang Kesra Medison, S.Sos, M.si menghadiri Rapat Koordinasi Transformasi Program Bantuan Sosial Beras Sejahtera ke Bantuan Non Tunai. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Solok ini berlangsung di Ruangan Danau Dibawah Kantor Bupati Solok, Rabu (11/09). Turut hadir para Staf Ahli Bupati, Asisten dan para Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, Forkompimda Kabupaten Solok, serta BUMN/ BUMD yang ada di Kabupaten Solok.
Yandra Prasat, SE, M.Si selaku ketua pelaksana, dalam laporannya menjelaskan, bantuan pangan non tunai merupakan bantuan yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu, berupa kartu elektronik yang berisi uang Rp 110.000 setiap bulan perkeluarga, yang nantinya bisa ditukarkan dengan bahan pangan pada warung-warung yang sudah ditentukan. Tujuan diadakannya bantuan non tunai ini adalah untuk mengurangi beban bagi keluarga kurang mampu, khususnya dalam pemenuhan nutrisi serta tepat sasaran bagi penerima bantuan.Target pemerintah daerah kedepannya dalam satu nagari memiliki warung tempat menukarkan kartu dengan bahan pangan. Diakhir sambutannya Yandra juga menyebutkan, bantuan pangan non tunai ini merupakan kerjasama pemerintah daerah dengan bulog serta perbankan.
Baca Lainnya :
Diawal sambutannya Medison memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah meluncurkan program bantuan pangan non tunai, yang akan segera dilaksanakan pada tahun ini di seluruh Indonesia. Medison meminta kepada semua stakeholder terkait, untuk mempersiapkan segala hal yang diperlukan demi terlaksananya program ini. Launching program pangan non tunai ini akan dilaksanakan pada September 2019 ini, sekaligus penyerahan kartu elektronik kepada masyarakat penerima bantuan. (admin)
