- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
- Rakor PKK dan Posyandu 2026 : Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Sehat dan Berdaya di Kabupaten Solok
- Perolehan Tanah Ex HGU PT. Danau Diatas Makmur di Area Convention Hall Alahan Panjang
- Rapat Sosialisasi PPTPKH Tahun 2026
- Silaturahmi dengan Bank Nagari, Pemkab Solok Perkuat Sinergi Pembangunan dan Apresiasi Dukungan Penanganan Irigasi 6.000 Ha Sawah
- Pemerintah Kabupaten Solok Sambut Kedatangan Audiensi Yari – Eno School Finland Student Exchange
- Presiden Prabowo Tekankan Swasembada Pangan dan Energi dalam Rakornas Pusat-Daerah 2026
- Bupati Solok Hadiri Rakor Penanganan Pascabencana Sumbar, Dorong Percepatan Infrastruktur Permanen
Peringati Hari Ibu ke-97, GOW Kabupaten Solok Gelar Trauma Healing bagi Anak-Anak Korban Bencana
.jpeg)
Solok - Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tahun 2025, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Solok menggelar kegiatan Trauma Healing dan dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana hidrometeorologi di Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih. Kegiatan bertema “Kita Anak Kuat, Kita Anak Hebat” itu dipusatkan di SDN 08 Muaro Pingai, diikuti oleh dua sekolah: SDN 08 dan SDN 01 Nagari Muaro Pingai.
Ketua GOW Kabupaten Solok, Ny. Lian Octavia Candra, membuka kegiatan dengan memberikan motivasi langsung kepada anak-anak yang hadir. Ia mengajak mereka untuk tetap tegar dan tidak kehilangan semangat meskipun berada dalam situasi pascabencana.
“Jadi anak kuat, jadi anak hebat. Kita bangkit bersama di tengah bencana. Kalian tidak sendiri, ada banyak yang mendukung, dan kita semua mampu melewati ini,” ujarnya.
Untuk memperkuat proses pemulihan psikologis, GOW menghadirkan trainer Kurniadi Ilham, atau yang akrab disapa Abiy Ilham, pendiri Ilham Excellent Center (IEC). Dalam sesi interaktifnya, Abiy Ilham mengajak anak-anak, guru, serta orang tua yang hadir untuk membangun ketenangan dan kekuatan batin melalui pendekatan spiritual.
“Bangkit itu dimulai dari hati. Doa, sabar, dan shalat adalah energi kita. Anak-anak perlu merasakan dukungan itu dari orang tua dan guru,” pesannya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, yang terlibat memberikan trauma healing melalui seni dan permainan kreatif. Sebanyak 14 mahasiswa dan 1 dosen pendamping hadir di lokasi, membimbing anak-anak mengekspresikan emosi dan membangun kembali rasa aman setelah bencana.
Program psikososial ISI ini berlangsung selama empat hari hingga 13 Desember 2025, dengan rangkaian aktivitas yang dirancang untuk mengembalikan keceriaan dan stabilitas emosional anak-anak di beberapa lokasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengurus GOW Kabupaten Solok, Camat Junjung Sirih, Wali Nagari Muaro Pingai, serta kepala sekolah dari dua sekolah yang berpartisipasi. Mereka menyampaikan apresiasi atas inisiatif GOW yang dinilai sangat relevan dan dibutuhkan masyarakat di masa pemulihan pascabencana.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan ruang pemulihan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi perempuan, lembaga pendidikan, serta para relawan seni dalam mendampingi masyarakat menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang terjadi.
Dalam ini GOW Kabupaten Solok juga menyerahkan sejumlah bantuan dan paket belajar bagi para siswa. Diharapkan bantuan ini menjadi motivasi bagi siswa untuk kembali bangkit dan semangat dalam proses pembelajaran.



















































