- Bupati Solok Serahkan Bantuan Dana Tunggu Hunian untuk 300 Korban Bencana
- Hujan Deras, Bupati Solok Turun Malam Pantau Sungai di Kecamatan Junjung Sirih dan Saning Baka
- Ketua TP PKK Kabupaten Solok Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Hidormeteorologi
- Berkat Kegigihan Bupati, Pemkab Solok Peroleh Anggaran Rp. 145 Miliar Untuk Perbaikan Sarana Air Bersih
- Pemkab Solok Hadiri Rapat Percepatan Penginputan Data Kebencanaan dan Penyusunan Dokumen R3P dengan Gubernur dan BNPB
- Pemkab Solok Percepat Penyusunan Dokumen R3P Pascabencana Hidrometeorologi
- Pemkab Solok Sambangi Pusdalops Provinsi Sumatera Barat, Ajukan Dokumen R3P Penanggulangan Bencana
- Solidaritas dari Jambi, Anggota DPRD Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di Solok
- Khitan Massal Gratis BSMI Sumbar, Sentuhan Kemanusiaan di Tengah Pemulihan Bencana Solok
- Bupati Solok Terima Bantuan untuk Korban Bencana dari Bupati Bengkulu Utara
Khitan Massal Gratis BSMI Sumbar, Sentuhan Kemanusiaan di Tengah Pemulihan Bencana Solok

Saniang Baka (Diskominfo) - Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Solok, kepedulian dan solidaritas terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya ditunjukkan oleh Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Wilayah Sumatera Barat yang menggelar khitan massal gratis bagi anak-anak terdampak bencana, Jumat (26/12/2025).
Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan di SD Inti Nagari Saniang Baka, salah satu nagari yang terdampak akibat bencana hidrometeorologi.
Suasana sederhana namun hangat terasa sejak pagi, saat anak-anak bersama orang tua mereka datang dengan penuh harap, disambut relawan dan tenaga medis BSMI. Pembina BSMI Sumatera Barat, Ir. Yosritzal, S.T., M.T., Ph.D yang juga Rektor Universitas Islam Sumatera Barat (UISB), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial BSMI terhadap masyarakat, terlebih bagi daerah yang sedang bangkit dari bencana.
“BSMI hadir bukan hanya saat darurat medis, tetapi juga dalam aspek sosial kemanusiaan. Di wilayah terdampak bencana, kondisi ekonomi masyarakat sedang dalam tahap pemulihan. Kegiatan khitan massal ini kami harapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memberi kebahagiaan bagi anak-anak,” ujar Yosritzal.
Koordinator Relawan Aksi BSMI Wilayah Sumatera Barat, dr. Fitria Heny, M.M, menjelaskan bahwa kegiatan ini dipersiapkan secara matang dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan peserta.
“Kami menyiapkan 25 set peralatan lengkap untuk 25 anak yang mengikuti khitan massal hari ini. Selain layanan medis gratis, anak-anak juga menerima bingkisan dari para donatur berupa baju muslim, kain sarung, serta sedikit uang jajan sebagai bentuk perhatian dan penyemangat,” jelas dr. Fitria.
Ia menambahkan, dukungan dari relawan dan donatur menjadi energi besar bagi BSMI untuk terus bergerak di lokasi-lokasi terdampak bencana.
Menariknya, kegiatan sosial ini juga diikuti oleh Muhammad Hamdan Masykuro, S.T, salah seorang relawan BSMI. Kehadirannya bersama sang istri, yang merupakan anak dan menantu Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, menjadi sorotan tersendiri. Dengan penuh kerendahan hati, Hamdan menyebut keterlibatannya sebagai bentuk dukungan moral bagi warga terdampak.
“Ini adalah gerakan kemanusiaan. Kami ingin hadir langsung memberi dukungan kepada korban bencana. Bahkan bisa dibilang, kami ‘berbulan madu’ di lokasi bencana dengan kegiatan sosial,” ujarnya sambil tersenyum.
Pemerintah Kabupaten Solok menyambut baik kegiatan tersebut. Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I yang turut hadir menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada BSMI Sumbar beserta seluruh relawan dan donatur.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian BSMI Sumbar. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kami, terutama di tengah kondisi pascabencana. Ini bukan hanya soal layanan kesehatan, tetapi juga tentang kepedulian dan kehadiran di saat masyarakat membutuhkan,” ungkap Wabup Candra.
Dalam kegiatan yang turut dihadiri Ketu GOW Kabupaten Solok, Ny. Lian Ocatvia Candra ini, Wabup Solok berharap semangat gotong royong dan solidaritas seperti ini terus tumbuh, menjadi kekuatan bersama dalam membantu masyarakat Kabupaten Solok bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana.
Di tengah duka dan keterbatasan, khitan massal gratis ini menjadi simbol bahwa kepedulian dan kemanusiaan tetap hidup, memberi harapan baru bagi anak-anak dan keluarga di Nagari Saniang Baka dan daerah-daerah lainnya.












.jpeg)









































