- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
- Rakor PKK dan Posyandu 2026 : Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Sehat dan Berdaya di Kabupaten Solok
- Perolehan Tanah Ex HGU PT. Danau Diatas Makmur di Area Convention Hall Alahan Panjang
- Rapat Sosialisasi PPTPKH Tahun 2026
- Silaturahmi dengan Bank Nagari, Pemkab Solok Perkuat Sinergi Pembangunan dan Apresiasi Dukungan Penanganan Irigasi 6.000 Ha Sawah
- Pemerintah Kabupaten Solok Sambut Kedatangan Audiensi Yari – Eno School Finland Student Exchange
- Presiden Prabowo Tekankan Swasembada Pangan dan Energi dalam Rakornas Pusat-Daerah 2026
- Bupati Solok Hadiri Rakor Penanganan Pascabencana Sumbar, Dorong Percepatan Infrastruktur Permanen
Pelatihan Wirausaha Pemuda Jadi Pemantik Lahirnya Generasi Pengusaha Baru di Kabupaten Solok
.jpeg)
Junjung Sirih (Diskominfo) - Pemerintah Kabupaten Solok terus menggerakkan semangat kewirausahaan di kalangan anak muda. Melalui Pelatihan Wirausaha Pemula yang digelar di Kantor Camat Junjung Sirih, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Disdikpora Kabupaten Solok dalam membangun kemandirian ekonomi dan membuka peluang baru bagi generasi muda.
Kegiatan yang diprakarsai Bidang Pemuda dan Olahraga (PORA) Disdikpora Kabupaten Solok ini merupakan kelanjutan dari program pelatihan serupa di Kecamatan Kubung, dan kali ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Solok Candra, Anggota DPRD Kabupaten Solok Nazar Bakri, serta Camat Junjung Sirih bersama Wali Nagari, Kepala Jorong, dan tokoh pemuda setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok Candra menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi.
“Kami minta agar Anggota DPRD ikut mendampingi alumni pelatihan ini supaya ada keberlanjutan dan tindak lanjut nyata. Pelatihan ini terlaksana di tengah badai efisiensi keuangan daerah, tapi semangatnya tetap harus tumbuh,” ujar Candra.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi pemantik lahirnya komunitas-komunitas pengusaha baru di Kabupaten Solok.
“Kegiatan ini adalah stimulan. Kata kuncinya : aksi nyata. Setelah ini, peserta harus mampu menganalisa dan mengakses peluang usaha yang terbuka dari berbagai program pemerintah, terutama di sektor ketahanan pangan, gizi, pendidikan, koperasi, UMKM, dan teknologi digital,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Solok Nazar Bakri menyampaikan pesan inspiratif kepada peserta pelatihan agar berani keluar dari pola pikir lama.
“Stigma bahwa kuliah untuk kerja dan kerja harus jadi PNS harus kita hilangkan. Sesuai ajaran kita sebagai muslim, sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan. Jadi, mari ubah mindset kita dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Mewakili Kepala Disdikpora Kabupaten Solok, Kabid Pemuda dan Olahraga (PORA) Muhammad Fauzan dalam laporannya menegaskan bahwa pelatihan ini diarahkan untuk membentuk mental pengusaha pemula yang berani bertindak.
“Kita harapkan peserta mampu membaca peluang dan segera beraksi. Kesempatan kerja formal semakin terbatas, apalagi dengan kemajuan teknologi. Saatnya kita bertindak dan menciptakan usaha sendiri,” kata Fauzan.
Camat Junjung Sirih dalam kesempatan itu juga mengapresiasi langkah Disdikpora yang dinilai sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati untuk membangun Kabupaten Solok yang kreatif, produktif, dan mandiri secara ekonomi.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif bersama peserta pelatihan, di mana para pemuda menyampaikan ide-ide usaha potensial di daerahnya — mulai dari sektor kuliner, pertanian modern, hingga digital marketing.
Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, pelatihan ini diharapkan menjadi tonggak awal lahirnya generasi muda Solok yang bermental wirausaha, adaptif terhadap perubahan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah.



















































