- Pimpin Apel Pagi, Wabup Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Berpulangnya Bupati Solok Periode 2016-2021 H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo
- Wabup Solok Ajak ASN Maksimalkan Ibadah Ramadhan, Siapkan Program Umroh Gratis bagi Pegawai Berprestasi
- Tim Kementerian PUPR Lakukan Survei Kerusakan Fasilitas Umum di Kabupaten Solok, Pemkab Pastikan Data Akurat dan Siap Dampingi Lapangan
- Pesan Menkomdigi di HPN : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
- Pemkab Solok Matangkan Persiapan Goro, Wujudkan Gerakan Solok Bersih
- Bupati Solok Salurkan Bantuan 1.000 Seragam Sekolah dan Peralatan Kerja Bersama PMI Sumbar dan PMI Kabupaten Solok untuk Korban Banjir di Junjung Sirih
- Bupati Solok Dampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ikuti Event INACRAFT 2026
- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
PAD Kabupaten Solok Naik Rp. 25 Miliar di 2025, Sekda Apresiasi Kinerja Bapenda

Arosuka (Diskominfo) – Kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Solok pada realisasi Tahun Anggaran (TA) 2025 dilaporkan tetap stabil dan tidak mengalami defisit. Stabilnya keuangan daerah tersebut ditopang oleh peningkatan Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik sekitar Rp. 23 miliar dibandingkan tahun 2024.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Solok, Hendriyanto,SE di Arosuka, Kamis, 22 Januari 2026 mengatakan PAD Kabupaten Solok pada tahun 2024 ditargetkan sebesar Rp. 120,9 miliar dan terealisasi 78 persen atau sekitar Rp. 94,3 miliar. Sementara pada tahun 2025, target PAD meningkat menjadi Rp.145,5 miliar dengan realisasi mencapai 85 persen atau sebesar Rp 123,5 miliar.
“Capaian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. PAD tahun 2025 naik lebih kurang Rp. 25 miliar dibandingkan realisasi tahun 2024,” ujar Hendriyanto.
Ia menjelaskan, Bapenda Kabupaten Solok bertugas pada sub keuangan dalam pengelolaan Pendapatan PAD yang meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.
Menurut Hendriyanto,SE peningkatan PAD tahun 2025 tidak terlepas dari sejumlah strategi yang dijalankan. Di antaranya peningkatan sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra : Perbankan , Notaris dan pihak ketiga lainnya, dalam menggali potensi pendapatan, termasuk melalui program ekstensifikasi.
Selain itu, Bapenda juga gencar melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pelaku usaha, baik restoran, penginapan, maupun pelaku usaha lainnya. Sosialisasi juga dilaksanakan pada pemilik kendaraan yang memiliki kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
“Bapenda juga mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan digitalisasi melalui aplikasi online yang terintegrasi dengan perbankan,” jelasnya.
Untuk tahun 2026, Hendriyanto menyebut sejumlah langkah strategis yang akan dilakukan, mulai dari optimalisasi pemungutan dan penagihan pajak, pelaksanaan Rapat Gelar Pendapatan untuk mengukur potensi riil PAD, hingga penguatan ekstensifikasi dan intensifikasi pendapatan daerah.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Kabupaten Solok Ikuti Rakor Alokasi Tambahan TKD dan Pemanfaatannya Secara Daring0
- Bupati Solok Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 20260
- Pemkab Solok Gelar Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah Tahun 20260
- Kasat Pol PP dan Damkar Asril Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin Kepada ASN0
- Rapat Perdana Kwarcab 0302 Gerakan Pramuka Kabupaten Solok Bahas Persiapan Rakercab 20260
“Sinergitas antar OPD dan mitra seperti perbankan, notaris, dan pihak ketiga lainnya akan terus diperkuat. Seluruh pelaku usaha juga akan diarahkan menggunakan sistem digital, terutama dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, mengapresiasi kinerja Bapenda yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan terhadap stabilitas keuangan daerah. Menurutnya, capaian tersebut juga merupakan hasil dari pemisahan bidang pendapatan yang sebelumnya berada di bawah Badan Keuangan Daerah (BKD) menjadi OPD definitif.
“Kita tentu sangat mengapresiasi kerja keras jajaran Bapenda. Kontribusinya sangat signifikan bagi stabilitas keuangan Pemkab Solok di tahun 2025. Ini merupakan hasil dari kebijakan menjadikan bidang pendapatan sebagai OPD definitif,” kata Sekda.
Ia berharap pada tahun 2026, Bapenda Kabupaten Solok dapat bekerja lebih proaktif dan memberikan hasil yang maksimal bagi daerah.
Selain itu, Sekda Medison juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Solok yang dinilai semakin sadar akan kewajibannya dalam membayar pajak.
“Kita ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menjalankan kewajibannya dengan baik dalam membayar pajak,” pungkasnya.



















































