- Pimpin Apel Pagi, Wabup Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Berpulangnya Bupati Solok Periode 2016-2021 H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo
- Wabup Solok Ajak ASN Maksimalkan Ibadah Ramadhan, Siapkan Program Umroh Gratis bagi Pegawai Berprestasi
- Tim Kementerian PUPR Lakukan Survei Kerusakan Fasilitas Umum di Kabupaten Solok, Pemkab Pastikan Data Akurat dan Siap Dampingi Lapangan
- Pesan Menkomdigi di HPN : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
- Pemkab Solok Matangkan Persiapan Goro, Wujudkan Gerakan Solok Bersih
- Bupati Solok Salurkan Bantuan 1.000 Seragam Sekolah dan Peralatan Kerja Bersama PMI Sumbar dan PMI Kabupaten Solok untuk Korban Banjir di Junjung Sirih
- Bupati Solok Dampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ikuti Event INACRAFT 2026
- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Solok Tahun 2025-2045
.png)
Arosuka-(Kominfo). Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk periode tahun 2025-2045, Pada Kamis,(02/11/ 2023).
Acara ini berlangsung di Ruang Pertemuan Chinangkiak Dream Park Singkarak dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tim penyusun RPJPD dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Solok. Juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, S.Sos, M.Si.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kabupaten Solok, Ir. Desmalia Ramadhanur, Sekretaris Barenlitbang Kabupaten Solok, Nafri, ST, MT, M.Sc., Tim Penyusunan RPJPD dari berbagai OPD se-Kabupaten Solok.
Baca Lainnya :
- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok Siap Kerja Sama Fasilitasi Keselamatan Pelaksanaan Bupati Solok Cup 20230
- Pemkab Solok Gelar rapat evaluasi (PAD) tahun 2023 dan penyampaian dana realisasi bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah untuk nagari yang kurang bayar pada tahun 2022. 0
- Sertijab Camat dan Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Gunung Talang0
- Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Solok Survey Persiapan Bupati Solok Cup di GOR Batu Batupang. 0
- Bupati Solok Menjadi Narasumber pada Rakor Peran Serta Pemda dalam Mendukung Kebijakan Merdeka Belajar0
Kepala Barenlitbang, Ir. Desmalia Ramadhanur, dalam laporannya, menyampaikan bahwa Tim Penyusunan RPJPD Kabupaten Solok saat ini telah berkumpul secara keseluruhan, terdiri dari sekitar 40 orang. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai dari tanggal 1 hingga 3 November 2023.
Sebelumnya, mereka telah menerima pemaparan materi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) mengenai penyelarasan RPJPD dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). “ Kita akan melakukan Zoom Meeting bersama Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri, yang akan membahas materi tentang teknis penyusunan RPJPD” Ujar nya.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, S.Sos, M.Si, memberikan arahan dalam acara ini. Ia menjelaskan bahwa RPJPN akan menjadi acuan dalam penyusunan RPJPD yang akan dibagi dalam siklus 5 tahunan. Sebelum memulai program penyusunan RPJPD yang baru, evaluasi terlebih dahulu diperlukan.
Dijelaskan Medison dari evaluasi, capaian RPJPD sebelumnya dapat dievaluasi, dan keberlanjutan untuk RPJPD 2025-2045 akan dipertimbangkan.
“ Dalam proses penyusunan RPJPD, pemerintah daerah akan tetap menerima masukan dari para pakar yang memiliki sudut pandang yang beragam. Namun, yang lebih memahami tentang potensi dan kondisi daerah adalah pemerintah daerah sendiri” Terang Sekda tersebut
Medison juga mengingatkan bahwa perencanaan harus realistis, mengingat keterbatasan sumber daya manusia, pendanaan, dan kerangka kebijakan. Dalam menyusun perencanaan, tidak perlu yang terlalu ambisius, yang penting adalah perencanaan yang realistis dan dapat memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan materi Bimbingan Teknis oleh Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.



















































