- Bupati Solok Dampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ikuti Event INACRAFT 2026
- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
- Rakor PKK dan Posyandu 2026 : Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Sehat dan Berdaya di Kabupaten Solok
- Perolehan Tanah Ex HGU PT. Danau Diatas Makmur di Area Convention Hall Alahan Panjang
- Rapat Sosialisasi PPTPKH Tahun 2026
- Silaturahmi dengan Bank Nagari, Pemkab Solok Perkuat Sinergi Pembangunan dan Apresiasi Dukungan Penanganan Irigasi 6.000 Ha Sawah
- Pemerintah Kabupaten Solok Sambut Kedatangan Audiensi Yari – Eno School Finland Student Exchange
- Presiden Prabowo Tekankan Swasembada Pangan dan Energi dalam Rakornas Pusat-Daerah 2026
Aliansi Mahasiswa Solok Mengabdi 5 di Jorong Lubuak Tareh Dorong Akses Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur
.jpeg)
Lubuak Tareh (Diskominfo) – Pemerintah Kabupaten Solok yang dihadiri oleh Wakil Bupati Solok, H. Candra, secara resmi membuka kegiatan Aliansi Mahasiswa Solok (AMS) Mengabdi 5 di Masjid Baiturrahman, Jorong Lubuak Tareh, Kenagarian Garabak Data, Kecamatan Tigo Lurah, Sabtu (26/07/2025). Acara berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi PKS Nurfirmanwansyah, Anggota DPRD Kabupaten Solok Fraksi PKS, A. Basril, Bendahara Provinsi Sumbar Zefrino, Komandan Distrik Militer beserta Anggota TNI, Pengurus Masjid Baiturrahman, serta ratusan mahasiswa AMS se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Wabup H. Candra menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan layanan kesehatan gratis dan akses pendidikan untuk masyarakat.
“Kami bersama Bupati telah menganggarkan Rp. 6 miliar untuk subsidi BPJS, dan InsyaaAllah akan ditambah Rp. 4 miliar lagi dalam perubahan anggaran mendatang. Ini bentuk nyata perhatian kami terhadap masyarakat, khususnya yang tidak mampu,” ujarnya.
Ia juga menyinggung persoalan pendidikan di Kabupaten Solok, dimana masih terdapat sekitar 6.496 orang yang tidak melanjutkan sekolah, yang berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Solok.
“Pemerintah hadir untuk memastikan anak-anak kita tidak putus sekolah hanya karena seragam atau tas. SD dan SMP gratis, dan bagi yang putus sekolah tersedia Paket A dan Paket B melalui PKBM tanpa biaya,” tegasnya.
Kegiatan AMS Mengabdi 5 ini dirangkaikan dengan reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nurfirmanwansyah. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan rasa syukur dan komitmen untuk membawa aspirasi masyarakat pedalaman ke tingkat provinsi.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya seremonial. Aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan, terutama soal infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan,” ujarnya.



















































