- Pimpin Apel Pagi, Wabup Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Berpulangnya Bupati Solok Periode 2016-2021 H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo
- Wabup Solok Ajak ASN Maksimalkan Ibadah Ramadhan, Siapkan Program Umroh Gratis bagi Pegawai Berprestasi
- Tim Kementerian PUPR Lakukan Survei Kerusakan Fasilitas Umum di Kabupaten Solok, Pemkab Pastikan Data Akurat dan Siap Dampingi Lapangan
- Pesan Menkomdigi di HPN : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
- Pemkab Solok Matangkan Persiapan Goro, Wujudkan Gerakan Solok Bersih
- Bupati Solok Salurkan Bantuan 1.000 Seragam Sekolah dan Peralatan Kerja Bersama PMI Sumbar dan PMI Kabupaten Solok untuk Korban Banjir di Junjung Sirih
- Bupati Solok Dampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ikuti Event INACRAFT 2026
- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
Turunkan Angka Stunting, Dinas Kesehatan Propinsi Gencar Lakukan Koordinasi

(Arosuka) Kominfo. Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat melakukan
koordinasi dengan seluruh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, terkait
penanganan stunting. Di Kabupaten Solok sendiri kegiatan koordinasi ini dilaksanakan
pada Senin (31/05) yang lalu, di ruang pertemuan Barenlitbang Kabupaten Solok.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Bappeda Propinsi Sumbar Nasrial, S.Kom,
DPMD Propinsi Sumbar Risma Deli, SKM, M. Biomet, Dinas Kesehatan Propinsi
Nismaini Noor. Adapun peserta yang hadir terdiri dari Kepala Puskesmas
se-Kabupaten Solok, TPG dan Bidan serta beberapa Kepala OPD teknis terkait
seperti Dinas Kominfo, Barenlitbang, DPUPR, DLH, DPPKBP3A, DPMN, dan DPP.
Dalam laporannya Kepala Barenlitbang yang
diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya dan Prasara Chairul memaparkan kegiatan
koordinasi ini difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Propinsi Sumbar. “Kabupaten
Solok merupakan salah satu dari 160
Kabupaten/Kota di Indonesia yang ditetapkan menjadi lokus pencegahan dan
penanganan stunting tahun 2019 oleh pemerintah pusat. Berdasarkan data
Riskesdas tahun 2018 prevalensi stunting berada di angka 31%,
namun angka tersebut turun selama dua tahun terakhir. Untuk Kabupaten Solok
sendiri angka prevalensi stunting saat ini berada pada 17,73%.
Untuk itu perlu kerjasama dan koordinasi yang maksimal antar seluruh OPD teknis
terkait agar terus berkolaborasi dalam menurunkan angka stunting di
Kabupaten Solok” jelas Chairul. Selain
menghadirkan pemateri dari propinsi, kegiatan ini juga menghadirkan pemateri
dari Dinas Kesehatan Kabupaten Solok dan Barenlitbang Kabupaten Solok. (admin)



















































