- Pimpin Apel Pagi, Wabup Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Berpulangnya Bupati Solok Periode 2016-2021 H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo
- Wabup Solok Ajak ASN Maksimalkan Ibadah Ramadhan, Siapkan Program Umroh Gratis bagi Pegawai Berprestasi
- Tim Kementerian PUPR Lakukan Survei Kerusakan Fasilitas Umum di Kabupaten Solok, Pemkab Pastikan Data Akurat dan Siap Dampingi Lapangan
- Pesan Menkomdigi di HPN : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
- Pemkab Solok Matangkan Persiapan Goro, Wujudkan Gerakan Solok Bersih
- Bupati Solok Salurkan Bantuan 1.000 Seragam Sekolah dan Peralatan Kerja Bersama PMI Sumbar dan PMI Kabupaten Solok untuk Korban Banjir di Junjung Sirih
- Bupati Solok Dampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ikuti Event INACRAFT 2026
- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
Tim Kementerian Sosial Kunjungi Pemkab Solok : Dorong Peningkatan Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat

Arosuka (Diskominfo). Tim Monitoring Kementerian Sosial RI berkunjung ke Kabupaten Solok dalam rangka evaluasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Kedatangan Tim Monitoring yang dipimpin oleh Sekretaris Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Beni Sujanto, disambut langsung oleh Wabup H. Candra, dan didampingi Asisten II Deni Prihatni, Kadis Kesehatan Zulhendri, Kadis PUPR Elfia Vivi Fortuna, Kadis Pendidikan Zainal Jusmar, serta jajaran OPD terkait lainnya, di ruang rapat setda pada Kamis (17/07/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Wabup H. Candra menegaskan komitmen Pemkab Solok terhadap program Sekolah Rakyat. “Kami bekerja siang malam untuk menyiapkan gedung sekolah dalam waktu 90 hari, termasuk perencanaan. Ini adalah amanah mulia, dan kami serius menindaklanjutinya,” ujar Wabup.
Wabup juga menyampaikan bahwa pembangunan tahap lanjutan telah dirancang, termasuk usulan bantuan pascabencana dan kendaraan rescue.
Sementara itu, Sekretaris Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Beni Sujanto, menyampaikan bahwa pemerintah pusat menargetkan angka kemiskinan ekstrem 0 % pada 2026 dan di bawah 5 % pada 2029. Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045.
“Manfaat sekolah rakyat memang tidak langsung terasa dalam satu dua tahun, tapi ini adalah landasan untuk masa depan. Negara hadir untuk memuliakan orang miskin lewat pendidikan,” ujar Beni. Ia juga meminta Pemkab Solok untuk memperkuat koordinasi lintas OPD demi kelancaran pelaksanaan program tersebut.
Melalui kunjungan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Solok dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Sekolah Rakyat sebagai langkah strategis memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.



















































