- Pimpin Apel Pagi, Wabup Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Berpulangnya Bupati Solok Periode 2016-2021 H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo
- Wabup Solok Ajak ASN Maksimalkan Ibadah Ramadhan, Siapkan Program Umroh Gratis bagi Pegawai Berprestasi
- Tim Kementerian PUPR Lakukan Survei Kerusakan Fasilitas Umum di Kabupaten Solok, Pemkab Pastikan Data Akurat dan Siap Dampingi Lapangan
- Pesan Menkomdigi di HPN : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
- Pemkab Solok Matangkan Persiapan Goro, Wujudkan Gerakan Solok Bersih
- Bupati Solok Salurkan Bantuan 1.000 Seragam Sekolah dan Peralatan Kerja Bersama PMI Sumbar dan PMI Kabupaten Solok untuk Korban Banjir di Junjung Sirih
- Bupati Solok Dampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ikuti Event INACRAFT 2026
- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
Sosialisasi Program Anakku Sehat dan Cerdas Berbasis PAUD H
(Arosuka) Diskominfo.
Dalam rangka pencegahan stunting di Kabupaten Solok, Pemerintah
Kabupaten Solok melalui Dinas Kesehatan dan Barenlitbang bekerjasama dengan
Poltekes Padang, melaksanakan Sosialisasi Program Anakku Sehat dan Cerdas
Berbasis PAUD HI dan Diseminasi Panduan
Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal
(PGS-PL), di ruang rapat Bukit Cambai Barenlitbang, Selasa (06/04). Kegiatan
ini berlangsung secara daring dan luring dan menggandeng SEAMEO
REFCON dan GAIN sebagai narasumbernya. Adapun stakeholder yang diundang
adalah SKPD yang terkait dengan penanganan stunting di Kabupaten Solok,
diantaranya Dinas Kesehatan, Barenlitbang, Disdikpora, DPP, Dinas Pertanian,
DPPKBP3A, DPMN, Dinas Kominfo, Bagian Kerjasama Daerah, Tim Penggerak PKK,
HIMPAUDI, IBI, PERSAGI, dan Poltekes Padang.
Dalam sambutannya Plh
Bupati Solok Aswirman menyampaikan, Kabupaten Solok merupakan salah satu dari
160 kabupaten/kota di Indonesia yang ditetapkan sebagai daerah lokus program
percepatan penurunan stunting terintegrasi oleh pemerintah pusat di
tahun 2019. Dari 74 nagari, sudah 42 nagari yang ditetapkan sebagai lokus di
Kabupaten Solok. Nantinya seluruh nagari akan menjadi lokus dalam penanganan stunting.”
Data dari Riskesdas tahun 2018, data prevalensi stunting di Kabupaten
Solok terbilang tinggi yakni sebesar 31%. Namun angka tersebut terus menurun
seiring dengan berbagai aksi konvergensi yang telah dilakukan selama 2 tahun
ini. Untuk data terbaru dari Dinas Kesehatan prevalensi stunting sudah
berada pada angka 17, 73 %”, ujar Aswirman. Hal ini tentu sangat membanggakan,
tetapi diharapkan angka ini dapat terus menurun dengan adanya bantuan dari
SEAMEO REFCON dan GAIN. Diakhir sambutannya Aswirman berterimakasih kepada Pihak SEAMEO REFCON dan
GAIN karena telah memilih Kabupaten Solok sebagai lokus dalam menerapkan program-program
strategisnya dalam upaya penanggulangan stunting di Kabupaten Solok.
SEAMEO REFCON sendiri merupakan
organisasi yang bergerak di bidang gizi dan telah berkolaborasi dengan para
akademisi yang berasal dari universitas dan politeknik kesehatan di 6 Wilayah
Indoenesia. SEAMEO REFCON juga bekerjasama dengan Poltekes Padang untuk
penanganan stunting di daerah yang ada di Sumatera Barat termasuk
Kabupaten Solok. SEAMEO REFCON telah menyusun
rekomendasi Panduan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal (PGS-PL) bagi
bayi dan balita. Panduan tersebut diutamakan bagi 50 kabupaten prioritas stunting
yang terletak pada 33 propinsi di Indonesia termasuk salah satunya Kabupaten
Solok. (admin)



















































