- Bupati Solok Serahkan Bantuan Dana Tunggu Hunian untuk 300 Korban Bencana
- Hujan Deras, Bupati Solok Turun Malam Pantau Sungai di Kecamatan Junjung Sirih dan Saning Baka
- Ketua TP PKK Kabupaten Solok Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Hidormeteorologi
- Berkat Kegigihan Bupati, Pemkab Solok Peroleh Anggaran Rp. 145 Miliar Untuk Perbaikan Sarana Air Bersih
- Pemkab Solok Hadiri Rapat Percepatan Penginputan Data Kebencanaan dan Penyusunan Dokumen R3P dengan Gubernur dan BNPB
- Pemkab Solok Percepat Penyusunan Dokumen R3P Pascabencana Hidrometeorologi
- Pemkab Solok Sambangi Pusdalops Provinsi Sumatera Barat, Ajukan Dokumen R3P Penanggulangan Bencana
- Solidaritas dari Jambi, Anggota DPRD Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di Solok
- Khitan Massal Gratis BSMI Sumbar, Sentuhan Kemanusiaan di Tengah Pemulihan Bencana Solok
- Bupati Solok Terima Bantuan untuk Korban Bencana dari Bupati Bengkulu Utara
Pemkab Solok Laksanakan Rapat Terkait MBG

Arosuka (Diskominfo) Pemerintah Kabupaten Solok mengadakan rapat dalam rangka pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin langsung oleh Sekda Medison, dihadiri oleh Kepala OPD terkait serta dari Badan Gizi Nasional Ermia Sofiyessi beserta jajaran di ruang rapat Setda, pada Senin (01/09/2025).
Program MBG ini digerakkan oleh Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang ditunjuk sebagai Kepala Dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Untuk sasaran program MBG di Kabupaten Solok mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 meliputi peserta didik mulai dari PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, sekolah keagamaan, hingga pendidikan khusus. Dan juga non peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di daerah.
Sekda Medison menjelaskan ada 4 SPPG yang sudah berjalan di Kabupaten Solok :
1.Yayasan Keluarga Bangkit Berkarya Maju Bersama beralamat di Arosuka dengan sasaran sekitar 3.295 jiwa dan telah dilaksanakan semenjak tahun ajaran baru 2025/2026 (14 Juli 2025) dengan jumlah sasaran sekolah sebanyak 15 sekolah.
2.Yayasan Perubahan Perbaikan Anak Bangsa beralamat di Singkarak menjangkau sebanyak 3.000 siswa/jiwa, telah dilaksanakan semenjak tanggal 4 agus 2025 dengan jumlah sasaran sekolah sebanyak 18 sekolah.
3.Yayasan Harapan Budiawan Bersaudara di Guguak Sarai dengan total sasaran sebanyak 2.346 siswa penerima manfaat. Dan telah beroperasi pada tanggal 26 Agustus 2025 dengan jumlah sasaran sebanyak 22 sekolah.
4.Yayasan Kartika Purna Yudha di Selayo dengan jumlah penerima sebanyak 2.463 jiwa dan telah dilaksanakan pada 25 Agustus 2025 dengan jumlah sasaran sekolah sebanyak 13 sekolah.
“Pengusulan untuk di daerah yang berada di wilayah tengah untuk pemerataan MBG di Kabupaten Solok agar dapat diintervensi melalui BGN untuk dapurnya. Dengan adanya SPPG ini, kita ingin pemerataan manfaat MBG di seluruh kecamatan, terutama di daerah terpencil seperti Tigo Lurah,” tambah Sekda.
Sementara itu Ermia Sofiyessi menyampaikan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dari 27 target SPPG di Kabupaten Solok, saat ini baru 4 yang aktif. Pemerintah daerah didorong untuk terus memberikan dukungan, termasuk melalui penetapan Surat Keputusan Bupati terkait titik-titik penerima manfaat, serta pembentukan Koordinator Wilayah (Korwil) dalam Tim Satgas MBG.
Pemkab Solok optimis dengan semakin banyaknya dapur gizi yang terbentuk, jumlah penerima manfaat MBG akan terus bertambah, sehingga generasi muda Solok tumbuh lebih sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan.












.jpeg)









































