- Bupati Solok Serahkan Bantuan Dana Tunggu Hunian untuk 300 Korban Bencana
- Hujan Deras, Bupati Solok Turun Malam Pantau Sungai di Kecamatan Junjung Sirih dan Saning Baka
- Ketua TP PKK Kabupaten Solok Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Hidormeteorologi
- Berkat Kegigihan Bupati, Pemkab Solok Peroleh Anggaran Rp. 145 Miliar Untuk Perbaikan Sarana Air Bersih
- Pemkab Solok Hadiri Rapat Percepatan Penginputan Data Kebencanaan dan Penyusunan Dokumen R3P dengan Gubernur dan BNPB
- Pemkab Solok Percepat Penyusunan Dokumen R3P Pascabencana Hidrometeorologi
- Pemkab Solok Sambangi Pusdalops Provinsi Sumatera Barat, Ajukan Dokumen R3P Penanggulangan Bencana
- Solidaritas dari Jambi, Anggota DPRD Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di Solok
- Khitan Massal Gratis BSMI Sumbar, Sentuhan Kemanusiaan di Tengah Pemulihan Bencana Solok
- Bupati Solok Terima Bantuan untuk Korban Bencana dari Bupati Bengkulu Utara
Pemerintah Kabupaten Solok menerima bantuan dana sebesar Rp500 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat
.jpeg)
Solok — Pemerintah Kabupaten Solok menerima bantuan dana sebesar Rp500 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kepastian bantuan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, saat memberikan keterangan di Posko Utama Penanganan Bencana, Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kamis (4/12/2025).
Menurut Medison, dana tersebut merupakan bagian dari total Rp3,5 miliar bantuan yang dialokasikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk kabupaten dan kota terdampak bencana. “Kami baru saja mendapat kabar gembira bahwa Kabupaten Solok menerima Rp500 juta dari alokasi tersebut,” ujar Medison.
Ia menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Keuangan Provinsi Sumatera Barat, Rosayel, terkait besaran dan mekanisme pencairan dana. Di samping bantuan provinsi, Medison menyebut adanya surat edaran dari Menteri Dalam Negeri yang mendorong pemerintah daerah yang tidak terdampak bencana untuk memberikan dukungan kepada daerah yang terdampak.
Hingga saat ini, kata Medison, total komitmen bantuan dari provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia telah mencapai sekitar Rp13 miliar. Dana tersebut rencananya akan dibagikan secara proporsional kepada daerah-daerah di Sumatera Barat yang mengalami dampak bencana.
“Dana ini telah dipastikan penggunaannya, yaitu untuk memperkuat anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang diarahkan bagi percepatan penanggulangan bencana di Kabupaten Solok,” kata Medison.
Ia menegaskan bahwa tambahan dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan dan penanganan masyarakat terdampak.












.jpeg)









































