- Pimpin Apel Pagi, Wabup Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Berpulangnya Bupati Solok Periode 2016-2021 H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo
- Wabup Solok Ajak ASN Maksimalkan Ibadah Ramadhan, Siapkan Program Umroh Gratis bagi Pegawai Berprestasi
- Tim Kementerian PUPR Lakukan Survei Kerusakan Fasilitas Umum di Kabupaten Solok, Pemkab Pastikan Data Akurat dan Siap Dampingi Lapangan
- Pesan Menkomdigi di HPN : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
- Pemkab Solok Matangkan Persiapan Goro, Wujudkan Gerakan Solok Bersih
- Bupati Solok Salurkan Bantuan 1.000 Seragam Sekolah dan Peralatan Kerja Bersama PMI Sumbar dan PMI Kabupaten Solok untuk Korban Banjir di Junjung Sirih
- Bupati Solok Dampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ikuti Event INACRAFT 2026
- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
Kabupaten Solok adakan Festival Guru Milenial Hebat Indonesia Hadirkan Kak Seto Mulyadi
Keterangan Gambar : Kabupaten Solok adakan Festival Guru Milenial Hebat Indonesia Hadirkan Kak Seto Mulyadi
(Arosuka)-Kominfo. Bupati Solok H. Gusmal, SE, MM secara resmi membuka acara Festival Guru Milineal Hebat Indonesia Kabupaten Solok 2019. bertemakan “saya,,,!!! guru hebat mileneal berprestasi”, festivall guru ini dilaksanakan di Gedung Kubuang Tigo Baleh Lubuak Sikarah Kota Solok, Sabtu (03/08). Bupati hadir didampingi oleh Bunda Paud Kabupaten Solok Hj. Desnadefi Gusmal, SH. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Zulkisar, S.Pd, MM, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (KNPA) Indonesia Dr. Seto Mulyadi, S.Psi, M.Psi, serta The Great Motivator and Trainer in Indonesia Mr. Dedi Vitra Johor.
Baca Lainnya :
- Diklat in Service Learning I bagi Calon Kepala Sekolah TA 20190
- Wakil Bupati Hadiri Khatam Al-qur’an di Nagari Selayo0
- Bupati Hadiri Sosialisasi dan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan untuk Wali Nagari, BPN dan Pengelola P0
- Bupati hadiri Dies Natalis ke-35 dan Wisuda ke-52 Kampus Ummy Solok0
- Wakil Bupati Solok berkunjung ke SMPN 3 Gunung Talang0
Sakar Soeib selaku panitia pelaksana dalam laporannya menjelaskan, tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan daya kreativitas dan inovasi para pengajar, sehingga mampu mendidik generasi milenial dalam perspektif sekolah. Sakar menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk wujud rasa cinta dari Pemerintah Kabupaten Solok terhadap Guru. Sakar menjelaskan, peserta yang mengikuti Fertival Guru Hebat Milineal Kabupaten Solok 2019 ini lebih kurang sebanyak 3.382 orang guru, yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Solok.
“Menjadi guru masa kini dalam menghadapi peserta didik abad 21 harus kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif agar proses pendidikan dapat membentuk peserta didik menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan perubahan zaman”, ungkap Bupati mengawali sambutannya. Bupati menyebutkan, saat ini generasi milenial lebih suka menggunakan teknologi untuk belajar, karena dapat melakukan telekomunikasi dari mana saja. Untuk itu dalam menjamin pendidikan nasional yang mumpuni, perlu dijaga konsistensi pendidikan karakter sejak dari landasan filosofi, sistem pendidikan sampai kepada praktik pendidikan. Bupati menjelaskan, pendidikan karakter bukan hanya tugas guru di sekolah, tapi juga merupakan tanggung jawab bersama dalam keluarga dan di tengah masyarakat demi masa depan yang cemerlang. Pada saat ini guru juga harus mampu menguasai literasi dasar seperti, literasi finansial, literasi digital, literasi sains, literasi kewarganegaraan dan budaya. Bupati juga menyebutkan, untuk meminimalisir dan memperkecil, serta menghilangkan krisis multidimensional terutama perilaku tidak bermoral yang meluas di masyarakat, para pendidik perlu menata konsep dan implementasi pendidikan kepada anak.
Mr. Dedi Vitra Johor dalam sambutannya menyampaikan, untuk menjadi guru yang berprestasi, para pendidik harus dimulai dengan semangat yang kuat dalam mengajar. Tenaga pendidik juga harus sehat, kuat dan semangat serta berprestasi. “Jika gurunya sehat, tentu proses belajar mengajar menjadi lancar, kalau sudah sehat pasti awet muda”, ungkap Mr. Dedi diakhir sambutannya
“Seorang guru yang bekerja keras, selalu meniatkan segala pekerjaan karena Allah dan selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anak”, ungkap Kak Seto diawal sambutannya. Pendidikan kepada anak perlu dilakukan dengan penuh kasih sayang dan cinta yang tulus. “Percayalah, dengan pelajaran yang penuh cinta, akan tercipta pendidikan yang berkualitas dan berkarakter di daerah ini”, ujar Kak Seto mengakhiri sambutannya.



















































