WISATA KULINER AMPIANG DADIAH

Ampiang Dadiah

 

WISATA KULINER AMPIANG DADIAH

Ampiang Dadiah merupakan kudapan yang mengkombinasikan Ampiang (emping) yang terbuat dari beras ketan dengan dadiah. Dalam proses pembuatannya, dadiah yang berasal dari susu kerbau segar dimasukkan ke dalam bambu yang sudah dipotong-potong kecil dan ditutup dengan daun pisang. Biasanya bambu tersebut berukuran 15-30 cm. Proses fermentasi dadiah sendiri biasanya akan mencapai hasil maksimal setelah didiamkan selama 2 malam di dalam tabung bambu.

Sajian dadiah, dewasa ini tak dapat dilepaskan dengan ampiang atau emping beras,  gula merah cair, serutan kelapa. Selain dimakan bersama emping beras, dadiah juga bisa disantap dengan sirih, samba lado, dan lauk untuk makan nasi.

Di sisi lain, makan dadiah tanpa dicampur juga begitu lezat dan memikat. Konon kabarnya, dadiah dipercaya berkhasiat untuk menurunkan kadar kolesterol, membantu cara kerja jantung,  menambah stamina dan daya tahan tubuh, serta berkhasiat untuk menambah vitalitas dan gairah seksual kaum pria.
 

 

e-Pandawa Barentlitbang, Subbid Pariwisata, Budaya dan Potensi Pengembangan Daerah @2017