- Pimpin Apel Pagi, Wabup Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Berpulangnya Bupati Solok Periode 2016-2021 H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo
- Wabup Solok Ajak ASN Maksimalkan Ibadah Ramadhan, Siapkan Program Umroh Gratis bagi Pegawai Berprestasi
- Tim Kementerian PUPR Lakukan Survei Kerusakan Fasilitas Umum di Kabupaten Solok, Pemkab Pastikan Data Akurat dan Siap Dampingi Lapangan
- Pesan Menkomdigi di HPN : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
- Pemkab Solok Matangkan Persiapan Goro, Wujudkan Gerakan Solok Bersih
- Bupati Solok Salurkan Bantuan 1.000 Seragam Sekolah dan Peralatan Kerja Bersama PMI Sumbar dan PMI Kabupaten Solok untuk Korban Banjir di Junjung Sirih
- Bupati Solok Dampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ikuti Event INACRAFT 2026
- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
Bupati Solok Ikuti Rapat Pembahasan Penguatan Pertanian Sumatera Barat Bersama Menteri Pertanian
.jpeg)
Padang – (Diskominfo). Bertempat di Ruang Pertemuan Santika 2, Hotel Santika Padang, Bupati Solok dan seluruh Kepala Daerah di Sumatera Barat mengikuti Rapat Pembahasan Penguatan Pertanian di Sumatera Barat bersama Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Selasa (16/09/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan bertemu langsung dengan Menteri Pertanian dan Gubernur Sumatera Barat.
“Kita banyakin program kita, karena Solok itu daerah pertanian dan hal ini butuh support dari Pemerintah Pusat. Alhamdulillah hari ini bersama Bapak Menteri dan Bapak Gubernur Sumatera Barat. Mudah-mudahan banyak program-program pusat yang kita bawa ke Solok tentunya,” ucap Bupati Solok.
Dalam pertemuan itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu juga membahas terkait tindak lanjut program pengembangan 2.000 hektare lahan untuk budidaya kopi, kakao, serta komoditas pertanian potensial lainnya. Ia juga menyampaikan kebutuhan akan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk penerapan teknologi modern berupa drone pertanian untuk mendukung produktivitas hortikultura.
Lebih lanjut, Bupati Solok memaparkan bahwa daerahnya saat ini telah menjadi penghasil bawang terbesar kedua di Indonesia setelah Brebes. Namun demikian, Ia menegaskan bahwa pengembangan pertanian di Kabupaten Solok tidak hanya terfokus pada bawang, melainkan juga diarahkan pada komoditas lain seperti kopi dan kakao agar pertanian di Solok semakin beragam dan maju.



















































