- Bupati Solok Serahkan Bantuan Dana Tunggu Hunian untuk 300 Korban Bencana
- Hujan Deras, Bupati Solok Turun Malam Pantau Sungai di Kecamatan Junjung Sirih dan Saning Baka
- Ketua TP PKK Kabupaten Solok Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Hidormeteorologi
- Berkat Kegigihan Bupati, Pemkab Solok Peroleh Anggaran Rp. 145 Miliar Untuk Perbaikan Sarana Air Bersih
- Pemkab Solok Hadiri Rapat Percepatan Penginputan Data Kebencanaan dan Penyusunan Dokumen R3P dengan Gubernur dan BNPB
- Pemkab Solok Percepat Penyusunan Dokumen R3P Pascabencana Hidrometeorologi
- Pemkab Solok Sambangi Pusdalops Provinsi Sumatera Barat, Ajukan Dokumen R3P Penanggulangan Bencana
- Solidaritas dari Jambi, Anggota DPRD Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di Solok
- Khitan Massal Gratis BSMI Sumbar, Sentuhan Kemanusiaan di Tengah Pemulihan Bencana Solok
- Bupati Solok Terima Bantuan untuk Korban Bencana dari Bupati Bengkulu Utara
Bupati Solok Ikuti Rapat Pembahasan Penguatan Pertanian Sumatera Barat Bersama Menteri Pertanian
.jpeg)
Padang – (Diskominfo). Bertempat di Ruang Pertemuan Santika 2, Hotel Santika Padang, Bupati Solok dan seluruh Kepala Daerah di Sumatera Barat mengikuti Rapat Pembahasan Penguatan Pertanian di Sumatera Barat bersama Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Selasa (16/09/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan bertemu langsung dengan Menteri Pertanian dan Gubernur Sumatera Barat.
“Kita banyakin program kita, karena Solok itu daerah pertanian dan hal ini butuh support dari Pemerintah Pusat. Alhamdulillah hari ini bersama Bapak Menteri dan Bapak Gubernur Sumatera Barat. Mudah-mudahan banyak program-program pusat yang kita bawa ke Solok tentunya,” ucap Bupati Solok.
Dalam pertemuan itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu juga membahas terkait tindak lanjut program pengembangan 2.000 hektare lahan untuk budidaya kopi, kakao, serta komoditas pertanian potensial lainnya. Ia juga menyampaikan kebutuhan akan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk penerapan teknologi modern berupa drone pertanian untuk mendukung produktivitas hortikultura.
Lebih lanjut, Bupati Solok memaparkan bahwa daerahnya saat ini telah menjadi penghasil bawang terbesar kedua di Indonesia setelah Brebes. Namun demikian, Ia menegaskan bahwa pengembangan pertanian di Kabupaten Solok tidak hanya terfokus pada bawang, melainkan juga diarahkan pada komoditas lain seperti kopi dan kakao agar pertanian di Solok semakin beragam dan maju.












.jpeg)









































