- Pimpin Apel Pagi, Wabup Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Berpulangnya Bupati Solok Periode 2016-2021 H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo
- Wabup Solok Ajak ASN Maksimalkan Ibadah Ramadhan, Siapkan Program Umroh Gratis bagi Pegawai Berprestasi
- Tim Kementerian PUPR Lakukan Survei Kerusakan Fasilitas Umum di Kabupaten Solok, Pemkab Pastikan Data Akurat dan Siap Dampingi Lapangan
- Pesan Menkomdigi di HPN : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
- Pemkab Solok Matangkan Persiapan Goro, Wujudkan Gerakan Solok Bersih
- Bupati Solok Salurkan Bantuan 1.000 Seragam Sekolah dan Peralatan Kerja Bersama PMI Sumbar dan PMI Kabupaten Solok untuk Korban Banjir di Junjung Sirih
- Bupati Solok Dampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ikuti Event INACRAFT 2026
- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
Bupati Solok Gelar FGD Bersama Forkopimda, Antisipasi dan Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Solok
.jpeg)
Arosuka (Diskominfo) - Guna memperkuat langkah antisipasi dan mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Solok Jon Firman Pandu mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Solok, Senin (21/07/25), bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Arosuka.
Kegiatan FGD ini juga diikuti oleh Sekda Medison, Kepala OPD terkait, Camat, dan undangan lainnya.
Tujuannya pelaksanaan FGD ini adalah menyatukan langkah strategis, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama memasuki musim kemarau yang rentan mengakibatkan terjadinya karhutla.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menekankan pentingnya upaya pencegahan dini serta kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Kita harus bergerak cepat dan tepat. Jangan sampai kejadian kebakaran lahan semakin banyak Kabupaten Solok. Apalagi hampir tiga bulan lebih, hujan tidak kunjung turun. Karena itu, sinergi dan koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat harus diperkuat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan perlunya edukasi kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan hutan, agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Ia juga meminta agar seluruh perangkat daerah hingga tingkat nagari, melakukan pemetaan wilayah rawan karhutla dan segera menyiapkan langkah mitigasi.
Sementara itu, unsur Forkopimda juga menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Kapolres Solok, Dandim 0309/Solok, serta Kepala BPBD Kabupaten Solok, masing-masing memaparkan langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan, termasuk patroli terpadu, penyediaan sarana pemadam, serta pembentukan tim reaksi cepat.
Melalui FGD ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengantisipasi bencana karhutla khususnya di wilayah Kabupaten Solok.



















































