(Arosuka)-Kominfo.
Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu mendampingi Wakil Gubernur Audy Joinaldy beserta
rombongan anggota DPRD (Komisi IV) Propinsi Sumbar, dalam rangka kunjungan
kerja (kunker) meninjau lokasi longsor di Nagari Aia Dingin Kecamatan Lembah
Gumanti, Selasa siang (25/05). Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Kepala OPD,
seperti Kepala Dinas PUPR Syaiful, Camat Lembah Gumanti Zaitul Ikhlas, Kepala
Dinas Lingkungan Hidup, dan Kalaksa BPBD Kabupaten Solok. Selain itu juga turut
dalam rombongan kunker Wakil Ketua Komisi IV DPRD Propinsi Sumbar Ibu Mesra beserta anggota,
Kepala BPJN Sumbar, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup dan BPD Propinsi Sumbar.
Dalam arahannya Jon F
Pandu menyampaikan, lokasi longsor yang sering terjadi di Nagari Aia Dingin
selain curah hujan yang tinggi, juga disebabkan oleh adanya kegiatan
penambangan bebatuan. “Seringnya longsor yang terjadi di jalan nasional Lubuk
Selasih-Surian ini, mengakibatkan terganggunya akses jalan yang mempengaruhi
perekonomian masyarakat sekitar,” tuturnya. Selain itu Jon F Pandu sangat
berterimakasih atas kedatangan Wakil Gubernur beserta Anggota DPRD Propinsi yang
turun langsung ke lokasi. Sehingga diharapkan dapat mencari solusi yang tepat
untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Termasuk meninjau kembali izin tambang
dan mencari jalan alternatif.
Wakil Gubernur Audy Joinaldi juga akan
menindaklanjuti hasil kunjungannya terkait persoalan longsor yang terjadi di
Nagari Aia Dingin. Berdasarkan
hasil survey lokasi dan diskusi antara Pemerintah Propinsi Sumbar, Pemerintah Daerah
Kabupaten Solok dan DPRD provinsi, diputuskan bahwa hasil
kunker ini akan ditindaklanjuti
kembali di propinsi, melalui rapat bersama dengan mengundang dinas terkait,
baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Solok, Pemerintah Propinsi Sumbar, investor tambang dan stakeholder
lainnya.
Sebelum melakukan
peninjauan lokasi longsor, Wagub beserta rombongan mengunjungi wisata kuliner
Kopi Solok Radjo yang juga berlokasi di Nagari Aia Dingin. Rombongan kunker
juga menyempatkan untuk mencicipi dan
menikmati hidangan Kopi Solok Radjo
tersebut. Audy menghimbau agar Kopi Solok Radjo dapat lebih dikembangkan lagi,
sehingga bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Solok.