Arosuka-(Kominfo. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Solok menggelar Rapat Koordinasi tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial dan Kewaspadaan Dini dalam rangka menciptakan situasi kondusif di Kabupaten Solok bertempat di Gedung Solok nan Indah, Selasa (26/07/22).
.jpeg)
Acara
tersebut dihadiri Bupati Solok diwakili Asisten II Drs. Syahrial, MM, Kapolresta
Solok Ahmad Fadillah, Forkopimda, Kepala Badan Kesbangpol Agus Rostamda, Camat Se-Kabupaten Solok, Forkompimcam se-Kabupaten Solok
Dalam
sambutannya Drs. Syahrial MM, mengucapkan
selamat datang dan terima kasih kepada Kapolres Solok Kota, Ahmad Fadilan,
S.Si, M.Sc, M.Si, yang baru dilantik beberapa hari yang lalu, hadir langsung
bersama kita dalam acara Rakor Kewaspadaan Dini dan Penanganan Konflik Sosial
di Daerah, dan kepada peserta Rakor lainnya,” ucapnya
Dikatakannya konflik
acap kali terjadi karena adanya sikap yang tidak saling menghargai dan dapat
dihindari dengan cara menjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik antara
sesama kita. “Semoga kegiatan Ini dapat meningkatkan hubungan silaturahmi kita
sehingga dapat terhindar dari segala macam konflik yang ada.” Nya lagi
Terakhir
ia memohon kerjasama kita di jajaran Forkopimda sehingga kita bisa senantiasa
melakukan pencegahan dan penanggulangan Konflik Sosial di Kabupaten Solok
Kapolresta Solok Kapolres Solok Kota, AKBP Ahmad Fadilan juga mengatakan tugas untuk mencegah Konflik Sosial dan kerukunan merupakan tugas bersama, karena tidak hanya peran dari aparat penegak hukum namun juga dibutuhkan peran serta Masyarakat. “Dalam evaluasi singkat yang telah kita lakukan didapatkan ada dua faktor penyebab konflik sosial yaitu dalam hal sosial budaya dan sengketa tanah yang terjadi di beberapa daerah di Kabupaten Solok. langkah kita dalam menengahi konflik sosial adalah dengan melakukan mediasi dimana kita sediakan jalur komunikasi agar persoalan dapat diselesaikan secara damai” pungkas
Sementara
itu Mayor Inf Hendra Bagus Arioko
mewakili Dandim 0309 Solok dalam sambutannya menerangkan bahwa Konflik dapat
terjadi karena adanya pertentangan atau perbedaan pendapat antara beberapa
pihak. Konflik timbul karena ketidakseimbangan
antara hubungan-hubungan sosial, seperti status sosial, ketidaksetaraan
kemakmuran dan akses yang tidak seimbang yang kemudian menimbulkan
masalah-masalah diskriminasi. Dan menurutnya dengan adanya Koordinasi yang baik
antara Forkopimda di Kabupaten Solok diharapkan kita bisa menghindari
terjadinya Konflik Sosial.
Begit
u
juga dengan Kasat Intel Polres Arosuka AKBP M. Firdaus mewakili Kapolres
Arosuka mengatakan penanganan Konflik Sosial bertujuan guna menciptakan
keamanan dalam lingkungan bermasyarakat. Lebih lanjut di katakannya konflik
Sosial antara masyarakat dapat dihindari dengan saling toleransi dan menghargai
di tengah kehidupan bermasyarakat. (Admin)