Pemerintahan

Hadiri Pengukuhan Dekopinwil Sumatera Barat, Bupati Solok Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

admin
Hadiri Pengukuhan Dekopinwil Sumatera Barat, Bupati Solok Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Padang – Komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., pada acara Pengukuhan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat Masa Bakti 2025–2030 yang berlangsung di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh insan koperasi dalam membangun ekonomi nasional yang berlandaskan asas kekeluargaan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi, S.E., Ketua Harian Dekopin Ir. Priskhianto, M.B.A., Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, S.T., Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia Ahmad Zabadi, pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat, para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, pimpinan perbankan, organisasi kemasyarakatan, serta para pengurus koperasi dari berbagai daerah.

Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia, Riko Andrian Putra, S.Kom., M.Kom., yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan serta apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pengukuhan kepengurusan Dekopinwil Sumatera Barat periode 2025–2030 merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Wilayah Dekopinwil Sumatera Barat serta Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia mengenai pengesahan kepengurusan baru.

Prosesi pengukuhan kemudian dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi, S.E., yang secara resmi mengukuhkan Gun Sugianto, S.H., M.H. sebagai Ketua Dekopinwil Sumatera Barat Masa Bakti 2025–2030 beserta seluruh jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Ketua Dekopinwil Sumatera Barat yang baru dikukuhkan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada kepengurusan baru untuk mengemban amanah membesarkan gerakan koperasi di Ranah Minang.

Menurutnya, Dekopin merupakan wadah perjuangan gerakan koperasi yang memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kepentingan koperasi sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam membangun perekonomian daerah.

Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus akan bekerja berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dekopin serta terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, Dekopinwil Sumatera Barat juga menyatakan kesiapan menyukseskan berbagai agenda strategis perkoperasian, termasuk memperingati Hari Koperasi Nasional ke-79 serta mengupayakan Sumatera Barat kembali menjadi tuan rumah Konferensi Koperasi Internasional pada tahun 2027 sebagaimana pernah sukses diselenggarakan sebelumnya.

Momentum pengukuhan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun koperasi yang lebih modern, profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjawab tantangan ekonomi global.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadi motor penggerak kebangkitan koperasi di Sumatera Barat.

Menurutnya, keberagaman latar belakang para pengurus menjadi modal besar untuk memperkuat organisasi serta menghadirkan inovasi dalam pengembangan koperasi di berbagai sektor usaha.

Ia menegaskan bahwa koperasi tidak boleh lagi dipandang sebatas lembaga simpan pinjam, melainkan harus berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu mengelola berbagai sektor strategis.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lanjutnya, siap memberikan dukungan terhadap pengembangan koperasi melalui sinergi bersama pemerintah kabupaten dan kota, Bank Nagari, Dinas Koperasi, dunia usaha, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan.

Vasko juga mendorong agar seluruh Dekopinda di kabupaten dan kota diberdayakan secara maksimal hingga tingkat nagari sehingga gerakan koperasi benar-benar tumbuh dari bawah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, Sumatera Barat sebagai daerah kelahiran Bung Hatta memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh nasional dalam membangun koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.

Sementara itu, Menteri Koperasi Republik Indonesia yang diwakili Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi menyampaikan salam dari Menteri Koperasi Ferry Yuliantoro yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas negara.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemerintah pusat saat ini memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pengembangan koperasi sebagai salah satu instrumen pemerataan ekonomi nasional.

Ia mengatakan Sumatera Barat memiliki potensi luar biasa dalam pengembangan koperasi sektor riil, khususnya pada bidang perkebunan, pertanian, peternakan, perdagangan, hingga industri pengolahan.

Karena itu, koperasi didorong untuk melakukan hilirisasi usaha agar mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat daya saing ekonomi masyarakat.

Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, lanjutnya, juga membuka peluang pembiayaan hingga Rp250 miliar bagi koperasi yang memenuhi persyaratan.

Menurut Ahmad Zabadi, kebijakan tersebut menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan koperasi sebagai fondasi ekonomi nasional.

Ia juga menekankan bahwa koperasi merupakan entitas bisnis yang berdiri secara mandiri dengan kekuatan anggotanya sehingga mampu menggabungkan nilai-nilai positif sistem ekonomi modern dengan semangat gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia.

Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi dalam arahannya mengajak seluruh gerakan koperasi menjadikan momentum menjelang Hari Koperasi Nasional sebagai kebangkitan baru koperasi Indonesia.

Ia menyebut Bung Hatta sebagai tokoh yang meletakkan fondasi kuat ekonomi koperasi Indonesia sehingga Sumatera Barat memiliki posisi yang sangat strategis dalam perjalanan sejarah perkoperasian nasional.

Menurutnya, saat ini DPR RI bersama pemerintah tengah menyelesaikan penyempurnaan Undang-Undang Perkoperasian guna memberikan ruang yang lebih luas bagi koperasi untuk berkembang pada berbagai sektor usaha strategis.

Ke depan, koperasi diharapkan mampu masuk ke sektor kesehatan, pertambangan rakyat, energi, jasa, hingga berbagai sektor produktif lainnya sehingga mampu menjadi kekuatan ekonomi nasional yang semakin besar.

Selain itu, pemerintah juga tengah mendorong pembentukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Koperasi sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perkoperasian Indonesia.

Bambang Haryadi berharap seluruh Dekopin di kabupaten dan kota terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar program pemberdayaan koperasi berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Solok, kehadiran Bupati Jon Firman Pandu pada kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Solok meyakini bahwa koperasi memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah, pemberdayaan petani, pengembangan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, hingga ekonomi kreatif yang menjadi potensi unggulan daerah.

Melalui sinergi yang semakin erat antara pemerintah, gerakan koperasi, dunia usaha, lembaga keuangan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan koperasi di Kabupaten Solok mampu tumbuh menjadi organisasi ekonomi yang sehat, profesional, inovatif, dan berdaya saing.

Semangat tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Solok dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta berpihak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru Dekopinwil Sumatera Barat Masa Bakti 2025–2030, diharapkan lahir berbagai inovasi dan kolaborasi baru yang mampu memperkuat eksistensi koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.

Kehadiran para kepala daerah, termasuk Bupati Solok, menjadi simbol kuat bahwa pembangunan koperasi bukan hanya menjadi tanggung jawab organisasi perkoperasian semata, melainkan merupakan agenda bersama seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekonomi daerah yang tangguh, mandiri, dan berkeadilan.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Dekopin, pelaku usaha, dan masyarakat, koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta memperkokoh fondasi ekonomi kerakyatan menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing. (Admin)

#Pemerintahan