(Arosuka)-Kominfo. Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P didampingi oleh Asisten Koordinator Bidang Pemerintahan Edisar, SH, MH mengunjungi Nagari Tanjung Balik, Kecamatan X Koto Diatas, pada Sabtu (22/05). Kunjungan ini adalah dalam rangka melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan SDIT Cinta Qur’an Islamic School dan Pembangunan Pondok Tahfidz Darul Qur’an Nurul Hasanah. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Solok Nazar Bakri, Ketua DPP Kwartab Tanjung Balik Prof. Naszryal Carlo, Camat X Koto Diatas Teta Midra, S.STP, Wali Nagari Tanjung Balik Irfan Fiktono, S.Pd, Ketua Yayasan SDIT Cinta Qur’an Muslihati, S.Pd Kepala Sekolah SDIT Cinta Qur’an Asril S.Pd.I, serta Forkopimcam X Koto Diatas.
Kegiatan Peletakan Batu Pertama dihadiri Gubernur Sumbar dan Pemkab Solok
Muslihati, S,Pd selaku panitia pelaksana diawal laporannya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur dan Bapak Bupati beserta rombongan, yang telah meluangkan waktunya untuk hadir pada acara peletakan batu pertama pembangunan SDIT Cinta Quran dan pembangunan Pondok Tahfidz di Nagari Tanjung Balik. Muslihati menjelaskan bahwa SDIT Cinta Quran telah berdiri selama 3 tahun, dan selama ini kegiatan belajar mengajar hanya menumpang di Mesjid Al-Kautsar Tanjung Balik. Pada tahun pertama murid SDIT Cinta Qur’an ini hanya berjumlah 5 orang, yaitu 1 orang dari Sulit Air, 3 orang dari Tanjung Balik dan 1 orang dari Paninjauan. Pada perkembangan selanjutnya SDIT Cinta Quran di tahun kedua sudah mempunyai murid 12 orang dan tahun ketiga 14 orang dan terus bertambah. Untuk itu Muslihati berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Solok melalu Dinas Pendidikan untuk memberikan bantuan guru PNS di SDIT Cinta Qur’an, serta bantuan untuk kelanjutan pembangunan SDIT Cinta Qur’an dan Pondok Tahfidz di Nagari Tanjung Balik.
Irfan Fiktono selaku Wali Nagari Tanjung Balik dalam sambutannya menyebutkan Nagari Tanjung Balik adalah Ibu dari Kecamatan X Koto Diatas, yang terdiri dari 5 jorong dengan jumlah penduduk kurang lebih 2.714 jiwa. Selan itu, di Nagari Tanjung Balik ini juga mempunyai 1 SMK, 1 MTSN, 5 SD dengan rincian 4 SD Negeri dan 1 SDIT Swasta, yang semuanya membutuhkan perhatian dari pemerintah terutama untuk pembangunan pagar sekolah. Untuk SDIT Cinta Qur’an sendiri, dikelola oleh yayasan Wasilah yang merupakan lembaga formal yang memfasilitasi peserta didik untuk mempelajari agama serta melekatkan nilai -nilai keagamaan dalam setiap sendi kehidupan para murid. Maka dari itu, Irfan berharap kepada pemerintah propinsi dan kabupaten untuk lebih memperhatikan Nagari Tanjung Balik terutama pada sektor pendidikan.
“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Bupati, yang tidak bisa
hadir dikarenakan ada kegiatan lain yang tidak bisa beliau tinggalkan, serta
beliau mewakilkannya kepada kami untuk mendampingi Bapak Gubernur”, ujar Edisar
diawal sambutannya. Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Edisar
mengapresiasi pembangunan SDIT Cinta Qur’an dan pondok tahfidz. Edisar
berharap pembangunan SDIT dan Pondok Tahfidz ini dapat berjalan dengan lancar
dan semakin banyak para orang tua yang menyekolahkan anaknya disini. Edisar
menyadari bahwa pendidikan tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan
pemerintah, orang tua dan guru disekolah. Diakhir sambutannya Edisar menegaskan bahwa pemerintah daerah siap membantu pembangunan SDIT dan Pondok Tahfidz
ini.
Sementara itu Gubernur Sumatera Barat H.Mahyeldi Ansharullah, S.P diawal sambutannya, memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan Ketua Yayasan SDIT Cinta Qur’an dan Pondok Tahfidz Nagari Tanjung Balik. Gubernur berpesan agar sekolah SDIT Cinta Qur’an dan Pondok Tahfidz ini memiliki suatu keunggulan, agar bisa bersaing dengan sekolah lainnya, serta membuat orang tua murid menjadi tertarik untuk menyekolahkan anaknya disekolah ini. Gubernur menilai, pendidikan akan maju apabila diperbanyak sekolah swasta yang mempunyai keunggulan. Gubernur juga menyebutkan bahwa pemerintah propinsi kedepannya akan bekerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, agar anak-anak kita nanti bisa bersekolah dan kuliah di luar negeri. Diakhir sambutannya, Gubernur juga menyebutkan bahwa, pemerintah propinsi akan membantu pembangunan SDIT dan Pondok tahfidz, untuk itu diminta kepada pengurus agar membuat dan mengajukan proposal kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Barat. (admin)