(Arosuka) – Kominfo.
Bupati Solok Epyardi Asda, M.Mar didampingi Wakil Bupati Solok Jon Firman
Pandu, SH menggelar Rapat Kerja Bersama Wali Nagari se Kabupaten Solok di Ruang
Solok Nan Indah, Senin (03/05). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten II
Medison, Asisten III Soni Sondra, Kepala DPMN Feris Novel, Camat se Kabupaten
Solok, para Kepala SKPD, beserta seluruh Wali Nagari se Kabupaten Solok.
Feris Novel dalam
laporannya mengatakan jumlah Walinagari di Kabupten Solok adalah sebanyak 74
orang yang terdiri dari 69 defenitif dan 5 orang Pj Wali Nagari. “Saat ini
nagari tidak saja menjadi objek pembangunan, tetapi sekaligus menjadi subjek
pembangunan itu sendiri” ujar Feris. Pemerintah nagari wajib menyusun APBN Nagari
setiap tahunnya untuk mengukur keberhasilan pembangunan di nagari maka salah
satu indikator yang digunakan oleh Kementerian Desa adalah dengan melihat hasil
pengiputan pada aplikasi indeks desa.
“Bekerja
bersunguh - sunguh adalah prioritas utama saya bersama Wakil Bupati Solok.
Setelah seminggu saya dilantik, rasanya saya harus mengenal seluruh wali Nagari
yang ada di Kabupaten Solok ini, untuk bersama- sama membangun kembali
Kabupaten Solok yang kita cintai ini” demikian ungkap Epyardi mengawali
sambutannya. Epyardi mengatakan, yang tau dengan keadaan nagari adalah Wali
Nagari itu sendiri. Dia tidak mau RPJMD nantinya dibuat asal-asalan saja. RPJMD
yang disusun harus sesuai dengan visi misi yang telah dijanjikan yaitu
Mambangkik Batang Tarandam, Menjadikan Kabupaten Solok Menjadi Kabupaten
Terbaik di Sumatera Barat. ”Saya ingin Bersama-sama dengan para Wali Nagarai
untuk membangun Kabupaten Solok ini. Kebutuhan rakyat adalah prioritas utama,
karena saya menginginkan anggaran berbasis rakyat bukan untuk pejabat” ujarnya
lagi.
Keberhasilan Bupati dan
Wakil Bupati Solok berada di pundak Wali Nagari, oleh karenanya masyarakat
harus membanggakan Wali Nagarinya. Epyardi juga menambahkan, semua masukan
musrenbang harus bermuara pada peningkatan taraf hidup masyarakat. Jangan ada lagi hasil
musrenbang yang abal-abal, dan jangan lagi ada sikap membeda-bedakan nagari.
Rencana ke depannya, infrastruktur akan ditingkatkan untuk meningkatkan sektor
perekonomian dan pertanian. Diakhir
sambutannya Epyardi menyampaikan bagi
Camat dan Wali Nagari yang tidak hadir dalam acara rapat kerja dengan
Bupati ini, untuk diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.(admin)