- Pimpin Apel Pagi, Wabup Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Berpulangnya Bupati Solok Periode 2016-2021 H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo
- Wabup Solok Ajak ASN Maksimalkan Ibadah Ramadhan, Siapkan Program Umroh Gratis bagi Pegawai Berprestasi
- Tim Kementerian PUPR Lakukan Survei Kerusakan Fasilitas Umum di Kabupaten Solok, Pemkab Pastikan Data Akurat dan Siap Dampingi Lapangan
- Pesan Menkomdigi di HPN : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
- Pemkab Solok Matangkan Persiapan Goro, Wujudkan Gerakan Solok Bersih
- Bupati Solok Salurkan Bantuan 1.000 Seragam Sekolah dan Peralatan Kerja Bersama PMI Sumbar dan PMI Kabupaten Solok untuk Korban Banjir di Junjung Sirih
- Bupati Solok Dampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ikuti Event INACRAFT 2026
- Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya
- Plt. Kepala Disdukcapil Achmad Ilham Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Perekamanan KTP Elektronik
- Pemerintah Kabupaten Solok Perkuat Sinergi Melalui Rapat Koordinasi Bersama Kepala OPD
Pengukuhan Penggiat Anti Narkoba

Keterangan Gambar : Pengukuhan Penggiat Anti Narkoba
(Arosuka)-Kominfo. Bupati Solok yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Solok Junaidi, S.Sos, secara resmi membuka acara Kampanye sekaligus Pengukuhan Penggiat Anti Narkoba, di MAS Nurul Amal Cupak, Minggu (08/12). Turut hadir Kepala BNNK Kabupaten Solok Azisurahman, S.Sos, Forkompimcam Kecamatan Gunung Talang, Wali Nagari Cupak H. Deki, SH, serta para Penggiat Anti Narkoba. Peserta kegiatan ini berjumlah lebih kurang 200 orang peserta.
Davit Sihotang, A.Ks selaku panitia pelaksana dalam laporannya menjelaskan, maksud dari kegaiatan ini adalah untuk meningkatkan daya tangkal masyarakat akan penyalahgunaan narkotika. Tujuan lainnya adalah agar terciptanya masyarakat yang memiliki peran untuk menumbuhkembangkan karakter anti narkoba, serta terciptanya lingkungan pemerintah, swasta, pendidikan dan masyarakat yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Selain itu juga sebagai upaya untuk membentuk jejaring sosial kemasyarakatan yang solid dan mampu menangkal segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Davit menyebutkan pelaksanaan kegiatan diseminasi informasi ini, dilakukan melalui kampanye dan pengukuhan kelompok penggiat anti narkoba Nagari Cupak serta Launching Nagari Bersinar. Dalam acara pengukuhan ini juga dilakukan penyerahan SK kelompok penggiat anti narkoba dan penyematan pin penggiat anti narkoba, dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 53 orang.
Baca Lainnya :
- Tim Penilai Kesatuan Gerak PKK KKBPK-Kes sambangi Nagari Supayang0
- Bupati Solok terima Penghargaan Swasti Saba Wiwerda0
- Puncak Peringatan HKN ke-55 Kabupaten Solok Berlangsung Meriah0
- Lomba Senam SKJ Meriahkan HUT Korpri ke-480
- Giatkan Gelora Gebyar Germas (4G) di Kecamatan Lembang Jaya0
Azisurahman, S. Sos menjelaskan bahwa, BNNK telah memilih penggiat anti narkoba yang berasal dari tokoh-tokoh masyarakat, seperti Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang dan Tokoh Pemuda.Saat ini, BNNK Kabupaten Solok baru bisa membentuk enam kelompok penggiat anti narkoba di Nagari Lolo, Surian, Koto Baru, Saniang Baka, Cupak, dan Singkarak. Nagari yang dipilih untuk membentuk kelompok penggiat narkoba yaitu nagari yang rawan akan penyalahgunaan narkoba. Azisurahman juga menyebutkan bahwa, BNNK sudah melakukan sosialisasi ke 30 nagari, dan melakukan enam kali penangkapan, serta sudah merehabilitasi 62 orang pecandu narkoba. Diakhir sambutannya Azisurahman menyampaikan, rehabilitasi tidak dibebankan biaya, tapi hanya biaya untuk transportasi dari tempat asal ke tempat rehabilitasi.
Junaidi, S.sos diawal sambutannya mengapresiasi terhadap kelompok penggiat anti narkoba. Junaidi berpesan kepada para penggiat anti narkoba yang telah dikukuhkan, akan mengemban tugas yang berat, untuk itu perlu mempunyai program kerja yang jelas. Junaidi menilai, kegiatan ini merupakan sebuah terobosan baru, karena baru ada beberapa nagari yang mempunyai kelompok penggiat anti narkoba di Kabupaten Solok. Junaidi meminta kepada pemerintah nagari untuk berkonsultasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN), agar menganggarkan dana dalam pelaksanaan kegiatan nagari bersinar dan kelompok penggiat anti narkoba. (admin)



















































